Ungkap Perdagangan Telur Infertil, Polisi Menghimbau Agar Masyarakat Tak Mengkonsumsinya

Press Release, Foto by Avan.

Pasuruan - Pengungkapan kasus tindak kejahatan perdagangan telur infertil (9/5). Kapolres pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan,S.IK menyampaikan kepada masyarakat melalui konfrensi pers tidak agar masyarakat tidak salah membeli telur infertil  yang terdapat bakteri E - Coli dan Samonela.
Pihaknya masih terus mendalami dan berkordinasi dengan para ahli terkait dengan bahaya yang dakibatkan dari mengkonsumsi telur infertil tersebut.  Ia mengatakan  bahwa bakteri tersebut berpotensi dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti gangguan pencernaan, penyakit kandungan dan lain sebagainya. Hal ini terbukti setelah diambil sampel secara acak untuk dilakukan uji lab, hasilnya ditemukan kandungan bakteri berbahaya yang melebihi batas aman konsumsi.

Tindak pidana tersebut berawal dari penangkapan terduga (s) dan (i) warga wonorejo, Kab.Pasuruan. Diduga pelaku penjual telur infertil yang saat ini statusnya sudah dinaikan sebagai tersangka, dari tangan kedua tersangka polisi menyita 1150 butir telur infertil utuh bersama juga beberapa alat bukti lainya.Yakni sebuah mobil pickup, Nopol N 9796 TL, drum yang berisi telur infertil yang akan dikemas dalam plastik 5 Kg, Frezer yang berisi telur infertil kemasan 5 Kg, dua buah handphone dan saringan.

Keduanya disangkakan melaggar beberapa pasal terkait perlindungan konsumen, keamanan pagan dan omnibuslaw." Ancaman pidana 5 dan 4 tahun penjara, nanti mungkin pasalnya pasal komulatif dalam proses pemberkasan. " Terang Rofiq.

Saat dikonfirmasi tersangka mengaku bahwa telur - telur tersebut dijual ke pabrik roti rumahan di daerah Malang dan sudah beroperasi sekitar 10 bulan, dalam satu hari  tersangka bisa membawa 2 kwintal telur infertil.

Rofiq menghimbau agar masyarakat cerdas memilih bahan baku makanan. Kepada para pedagan ia berpesan jangan sampai hanya untuk mengambil keuntungan lalu melanggar peraturan perundang - undagan. 

" Jagan hanya berpikir profit tapi juga keamana dan keselamatan masyarakat. " tandasnya.

Rofiq menunjukan ciri - ciri telur infertil memiliki warna lebih terang atau pucat, apabilah diteropong terdapat titik - titik bercak, bau amis lebih menyengat dan apabilah digoyang terasa lebih encer dari telur normal dan yang peting masyarakat perlu memperhatikan batas wajar harga telur. Apabilah dijual terlalu murah, patut diwaspadai telur infertil. (av)
Related Posts
Lebih baru Terlama

Related Posts

Nasional

Kolom - Politik

Recent Posts Label

Pemerintahan

Kriminal

Kebudayaan

Kabar Travel