Peramu Cinta Ditemukan Tidak Bernyawa Didalam Kamar Hotel Setelah Melayani Tamu Online

Petugas Forensik mengumpulkan barang bukti dan barang pribadi korban di tempat kejadian perkara saat olah tkp. Foto Istimewa

SIDOARJO – Kasus tewasnya Siti Solihah (32) di sebuah hotel kawasan Bandara Juanda, Gedangan, Jumat (14/11) dini hari, memunculkan sorotan baru terkait keamanan penggunaan aplikasi kencan untuk transaksi open BO. 

Korban disebut menerima tamu setelah berkomunikasi dengan calon pelaku melalui aplikasi MiChat.

Menurut laporan Suara Merdeka, korban dan pelaku, Febri Latif Bimo Nugroho (28), sempat berkomunikasi melalui MiChat sebelum bertemu di hotel dengan kesepakatan tarif Rp 4,5 juta.

Informasi dari kepolisian menyebutkan korban dan pelaku sepakat bertemu di hotel setelah terjadi percakapan sebelumnya di aplikasi tersebut. 

Polisi kini mendalami jejak digital komunikasi korban dengan pelaku berkomunikasi melalui aplikasi kencan, kemudian bertemu di hotel itu.

Siti Solihah ditemukan tewas di kamar hotel dengan kondisi wajah tertutup bantal. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dan telah melimpahkan penyidikan ke Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo. 

Jenazah korban dievakuasi ke RS Pusdik Gasum Bhayangkara Porong untuk otopsi.

Kanit Reskrim Polsek Gedangan Ipda Dudon membenarkan dugaan pembunuhan dan penyidikan lanjutan masih berjalan.

“Sudah kami limpahkan. Saat ini ditangani Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo,” ujarnya (16/11)

(van)

Related Posts

Related Posts

Nasional

Kolom - Politik

Recent Posts Label

Pemerintahan

Kriminal

Iklan Bawah

Kabar Travel