-->

8 Kilometer Pipa Air Desa Tambaksari Terbakar Karhutla Arjuno, BPBD Jatim Bentuk Destana


PASURUAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Arjuno-Welirang berdampak pada ketersediaan air bersih bagi warga Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Kerusakan jaringan pipa air yang terbakar menyebabkan ribuan warga berpotensi mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Tambaksari, Solikhati Rohmah, menyebut dampak karhutla yang berulang kali terjadi di kawasan tersebut turut mengganggu jaringan distribusi air dari sumber mata air menuju permukiman warga.

“Tahun ini tercatat sekitar 8 kilometer pipa air habis terbakar,” ungkapnya.

Kerusakan jaringan tersebut berdampak pada kebutuhan air bersih bagi sekitar 4.700 warga Desa Tambaksari. Kondisi ini menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana di wilayah terdampak karhutla.

Di tengah kondisi tersebut, Solikhati mengapresiasi pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang dilaksanakan oleh BPBD Provinsi Jawa Timur pada 27–28 Oktober 2026.

Menurutnya, pembentukan Destana menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana yang berpotensi terjadi di wilayah mereka.

Ia berharap peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik sehingga memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika bencana terjadi, termasuk dalam menghadapi dampak karhutla.

“Saya berharap peserta bisa mengikuti dan bisa paham. Jadi tahu bagaimana cara bertindak ketika terjadi bencana menimpa desa,” jelas Solikhati.

Melalui pembentukan Destana, masyarakat diharapkan semakin siap menghadapi situasi darurat serta mampu mengambil langkah penanganan awal sesuai kapasitasnya ketika bencana melanda desa.(red)

Related Posts
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Nasional

Pemerintahan

Kebudayaan

Kolom - Politik

Recent Posts Label

Kolom-Hukum

Recent Posts Label

Kabar Travel