Cerita Driver Rental Pasuruan Disekap Di Madura Hingga Jatanras Polda Jatim Turun Tangan

Ilustrasi AI

Pasuruan — Peristiwa penyekapan driver rental Pasuruan berinisial F (31) di Sampang, Madura, menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Korban yang dilaporkan hilang sejak awal pekan akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Jumat sore, 27 November 2025. Pada hari yang sama, Tim Subdit III Jatanras Polda Jatim berhasil menangkap terduga pelaku penyanderaan. Berikut kronologi lengkapnya berdasarkan sejumlah sumber media resmi.

Awal Kejadian: Order Rental Malam Hari

Kasus ini bermula pada Senin malam, 24 November 2025, saat F menerima order perjalanan dari seorang perempuan berinisial Y. F yang sudah terbiasa menerima order luar kota tak menaruh curiga, karena permintaan rental itu terlihat normal.

Ia kemudian berangkat dari Pasuruan menuju Kabupaten Sampang, Madura. Namun sejak Selasa pagi, rekan-rekannya mulai kehilangan kontak dengan F. Biasanya F sangat responsif, apalagi jika sedang membawa order.

GPS kendaraan yang tiba-tiba berhenti di satu titik selama beberapa jam membuat keluarga dan teman-teman F semakin cemas.

Hilang Dua Hari, Korban Akhirnya Ditemukan

Pada Rabu dan Kamis (26–27 November), keluarga F masih belum mengetahui keberadaan korban. Dalam laporan Radar Bangkalan, beberapa rekan sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun tak menemukan petunjuk.

Baru pada Jumat sore, 27 November 2025, kabar baik datang. F ditemukan dalam keadaan selamat setelah berhasil melarikan diri dari lokasi penyekapan.

Menurut kesaksian yang dikutip Suara Surabaya, F mengaku disekap oleh pelaku dan dikalungi celurit, membuatnya tak berani melawan.

Modus: Penggelapan Mobil Berbalut Kekerasan

Sebelum penyekapan terjadi, korban sempat menerima uang DP dari pemesan. Hal ini memunculkan dugaan bahwa pelaku memang sudah menarget mobil rental tersebut sejak awal.

Dalam penyekapan, F dipaksa merahasiakan posisinya dan dilarang menggunakan ponsel. Pelaku juga diduga mengambil alih kendaraan dan membawanya kabur.

Mobil Hilang, Polisi Bergerak Cepat

Setelah korban ditemukan, polisi langsung mengembangkan penyelidikan terkait keberadaan kendaraan yang hilang.

Informasi yang diperoleh dari warga sekitar dan jejak digital kemudian mengarahkan Jatanras pada identifikasi pelaku.

Subdit III Jatanras Polda Jatim melakukan pengejaran intensif di beberapa titik strategis di Sampang dan Bangkalan. Beberapa rumah juga diduga menjadi tempat transit pelaku.

Pelaku Ditangkap Jumat Malam

Pengejaran membuahkan hasil. Jumat malam, 27 November 2025, pelaku berhasil diamankan aparat Jatanras tanpa perlawanan.

Penangkapan ini dilaporkan oleh beberapa media, termasuk Faamnews dan Ankasapost, yang menyebut bahwa pelaku diduga merupakan bagian dari jaringan kriminal penggelapan kendaraan lintas daerah.

Polda Jatim menyatakan proses penyelidikan berlanjut untuk mengungkap lokasi persis kendaraan korban.

Kondisi Korban: Trauma Berat

Setelah ditemukan, F menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendampingan.

Keluarga mengungkapkan bahwa korban masih trauma, terutama karena ancaman celurit yang diarahkan ke lehernya.

Respons Kepolisian

Dalam keterangan yang dikutip dari beberapa media, pihak kepolisian menegaskan:

pelaku telah diamankan,

kasus penyekapan dan penggelapan sedang dikembangkan,

dan mobil korban masih dalam pencarian.

“Kami sudah mengamankan pelaku. Saat ini fokus kami mencari kendaraan yang dibawa lari dan mengembangkan peran jaringan yang terlibat,” ujar sumber kepolisian.

Polisi mengingatkan agar driver lebih selektif menerima order, terutama order malam hari dari pemesan tanpa identitas jelas,perjalanan ke lokasi sepi atau terpencil, transfer DP tanpa verifikasi (red)


Related Posts

Related Posts

Nasional

Kolom - Politik

Recent Posts Label

Pemerintahan

Kriminal

Iklan Bawah

Kabar Travel