PASURUAN – Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo melantik 33 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, Jumat (30/10/2026). Pelantikan tersebut mencakup empat pejabat administrator dan 28 kepala sekolah.
Selain itu, Adi Wibowo juga melantik Lucky Danardono sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pasuruan definitif. Dengan demikian, total pejabat yang dilantik dalam kesempatan tersebut sebanyak 33 orang.
Lucky sebelumnya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekda Kota Pasuruan sekaligus Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Setelah ditetapkan sebagai Sekda definitif, ia tidak lagi menjabat sebagai kepala dinas tersebut.
Dalam sambutannya, Adi Wibowo menyampaikan bahwa Sekda memiliki posisi strategis dalam menjalankan roda pemerintahan daerah. Ia meminta Sekda menjadi penghubung kebijakan kepala daerah dengan seluruh perangkat daerah.
“Jabatan sekretaris daerah memiliki posisi yang strategis sebagai penggerak kebijakan serta penghubung kebijakan kepala daerah dengan seluruh kepala daerah. Saya menitipkan pesan kepada Pak Sekda untuk menjadi orang tua, bisa memayungi semua perangkat daerah,” ujar Adi Wibowo.
Adi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang cepat, akurat, mudah, dan gratis.
“Dokumen kependudukan adalah hak dasar setiap warga negara dan menjadi dasar sebagai program pembangunan, bantuan sosial, pendidikan dan kesehatan hingga pemilu,” pesannya.
Ia meminta jajaran Disdukcapil menghapus stigma pelayanan publik yang berbelit-belit.
“Hapuskan stigma pelayanan publik berbelit. Pastikan pelayanan cepat, akurat, mudah dan gratis. Tidak boleh ada lagi keluhan masyarakat,” tegasnya.
Sementara kepada jajaran Inspektorat, Adi mengingatkan peran lembaga tersebut sebagai benteng pertahanan pertama dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi pemerintahan. Ia meminta penguatan sistem peringatan dini atau early warning system, sehingga upaya pencegahan dapat lebih dioptimalkan dan tidak hanya berfokus pada penanganan setelah persoalan terjadi.
Dalam pelantikan tersebut, empat pejabat administrator juga mendapat penugasan baru. Dua pejabat ditempatkan di lingkungan Inspektorat Kota Pasuruan, yakni:
- Agus Setiabudi – Inspektur Pembantu II.
- Lilik Pujiwati – Inspektur Pembantu III.
Sedangkan dua pejabat lainnya bertugas di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pasuruan, yaitu:
- Ari Imanudin – Sekretaris Disdukcapil.
- Widya Rusvitasari – Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Disdukcapil. ( revisi, 1/11/2026 )
Selain pejabat administrator, sebanyak 28 kepala sekolah juga dilantik. Kepada para kepala sekolah, Adi berpesan agar menjalankan amanah dengan meningkatkan kompetensi dan integritas serta memberikan pelayanan pendidikan terbaik.
“Yang dikelola adalah manusia, maka harus inovatif, harus mampu adaptasi dengan hari ini untuk masa depan,” pesannya.
Berikut daftar 28 kepala sekolah yang dilantik:
- Bakhreyah – SDN Bakalan
- Hindun Hidayati – SDN Gadingrejo I
- Icca Nurika Lalita – SDN Randusari
- Chusnul Chotimah – SDN Bukir
- Ahmad Fauzi – SDN Karangketug II
- Sri Lestari – SDN Bakalan
- Susiyanti – SDN Kandangsapi II
- Hidayatin Nahri – SDN Panggungrejo
- Denni Kurniawan – SDN Petahunan I
- Nur Lailatur Rohmah – SDN Purutrejo I
- Bherna Anisa Wijayanti – SDN Karangketug I
- Endang Larassatie – SDN Pekuncen
- Diajeng Rarasati – SDN Kepel
- Mochamad Arif – SDN Wirogunan
- Burhanu Niswatil Iffa – SDN Tembokrejo II
- Any Widayati – SDN Kandangsapi I
- Wiludjeng Andrijani – SDN Purutrejo I
- Iswarin Purbadini – SDN Gadingrejo II
- Fitria Nilawati – SDN Purworejo I
- Sulastri – SDN Mandaranrejo II
- Rindang Setyo Widaryanti – SDN Petamanan
- Heni Ratnawati – SDN Blandongan
- Nofi Maria Dyaningsih – SDN Bugul Kidul II
- Siti Chayun Faldiah – SDN Mandaranrejo I
- Makrufah – SDN Karangketug II
- Sarwono – SMP Negeri 3
- Endang Kusumaningtyas – SMP Negeri 10
- Wenny Susanti – SMP Negeri 3
Adi menegaskan bahwa mutasi, promosi, dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kinerja pemerintahan. (red)




