-->

Nippon Paint Putus Kontrak Brand Raffi Ahmad Pasca Viral Deklarasi Sumpah Pemuda

tangkapan layar pernyataan nipponpaintindo, akun resmi Nippon Paint menyatakan tidak lagi bekerja sama dengan Raffi Ahmad sebagai Brand Ambasador produknya.Ist.

JAKARTA – Gelombang boikot terhadap Raffi Ahmad semakin meluas setelah kehadirannya dalam Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, menuai kontroversi. Dampaknya mulai merembet ke sejumlah aktivitas bisnis dan hiburan yang berkaitan dengan presenter sekaligus pengusaha tersebut.

Salah satu dampak yang mencuat adalah berakhirnya kerja sama Raffi Ahmad sebagai Brand Ambassador Nippon Paint. Pihak perusahaan melalui pernyataan resminya menegaskan bahwa kontrak kerja sama dengan Raffi sudah tidak berlaku.

"Saat ini, Nippon Paint sudah tidak memiliki kontrak Brand Ambassador dengan Bapak Raffi Ahmad," demikian pernyataan Nippon Paint sebagaimana dikutip dari pemberitaan media pada 3 November 2026.

Perusahaan juga menyampaikan bahwa materi promosi yang masih menampilkan Raffi Ahmad sedang disesuaikan dan diturunkan secara bertahap.

Kontroversi ini bermula dari kehadiran Raffi dalam Deklarasi Sumpah Pemuda pada 29 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung sehari setelah aksi demonstrasi mahasiswa pada 28 Oktober 2026.

Acara deklarasi itu kemudian menjadi sorotan setelah beredar dugaan adanya peserta yang bukan mahasiswa dari perguruan tinggi sebagaimana identitas almamater yang dikenakan. Bahkan, muncul pengakuan seseorang yang mengaku mendapat bayaran untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Situasi itu memunculkan kritik di media sosial. Sebagian masyarakat mempertanyakan legitimasi kegiatan deklarasi tersebut dan menduga acara itu menjadi gerakan tandingan terhadap demonstrasi mahasiswa.

Posisi Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni turut membuat persoalan tersebut semakin mendapat perhatian publik.

Menanggapi polemik tersebut, Raffi Ahmad memberikan klarifikasi bahwa kehadirannya dalam acara itu hanya untuk memenuhi undangan. Ia menegaskan tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan kegiatan.

"Saya hadir dalam kegiatan deklarasi Sumpah Pemuda kemarin sebagai undangan yang informasinya baru saya terima pada malam sebelum acara," ujar Raffi dalam klarifikasinya sebagaimana dikutip JPNN dan detikcom.

Raffi juga menyatakan tidak mengetahui secara detail susunan acara maupun pihak-pihak yang hadir.

"Saya tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara, serta tidak mengetahui detail susunan acara dan pihak-pihak yang hadir," lanjutnya.

Dampak kontroversi juga terlihat pada penyelenggaraan RANS Carnival di Yogyakarta. Sejumlah musisi, di antaranya Tipe-X, Guyon Waton, OM Wawes, dan Masdddho, dikabarkan membatalkan penampilan. Sejumlah pelaku UMKM juga memilih mundur dari kegiatan tersebut.

Sementara itu, Polda Metro Jaya turut memberikan penjelasan mengenai kehadiran Raffi Ahmad dan Willie Salim dalam kegiatan deklarasi tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul dan menyatakan kritik masyarakat menjadi bahan evaluasi.

"Atas nama Polda Metro Jaya, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Kami memahami kegiatan tersebut menimbulkan beragam tanggapan, dan setiap kritik yang disampaikan kami terima dengan lapang dada untuk menjadi evaluasi," kata Budi sebagaimana dikutip dalam pemberitaan media.

Gelombang boikot ini memperlihatkan bagaimana kontroversi yang melibatkan figur publik dapat berdampak pada kerja sama komersial dan kegiatan usaha yang berkaitan dengan sosok tersebut.

Meski demikian, berakhirnya kontrak dengan Nippon Paint tidak serta-merta membuktikan seluruh mitra bisnis Raffi Ahmad telah mengakhiri kerja sama. Hingga kini, informasi mengenai penghentian kontrak tersebut perlu dibedakan dari seruan boikot yang berkembang di media sosial.(red)

Related Posts

Related Posts

Nasional

Pemerintahan

Kebudayaan

Kolom - Politik

Recent Posts Label

Kolom-Hukum

Recent Posts Label

Kabar Travel