-->

Polisi Sita Senpi Dan Sajam Di Penggerebekan Kampung Narkoba Jakarta Utara

Pers Rilis Gabungan Polda Metro & BNN Penggerebekan Kampung Narkoba Di Awal Bulan November 2026. Foto Istimewa

JAKARTA – Aparat gabungan kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026) pagi. Dalam operasi tersebut, sebanyak 27 orang diamankan. Petugas juga menyita berbagai barang bukti, mulai dari narkotika hingga senjata api.

Operasi besar-besaran itu melibatkan 1.816 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, BNN, Brimob, dan Polres Metro Jakarta Utara.

Berdasarkan pemberitaan portal resmi Polri, INP, sebanyak 27 orang diamankan dalam penggerebekan tersebut. Angka yang sama juga diberitakan kantor berita ANTARA.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, penggerebekan dilakukan secara serentak dari berbagai arah dengan melibatkan sejumlah instansi.

Petugas bahkan memanfaatkan KRL Commuter Line dari Stasiun Tanjung Priok untuk menjangkau kawasan sasaran. Langkah tersebut dilakukan agar personel dapat masuk dan menyisir lokasi melalui beberapa akses.

Dalam operasi itu, petugas menyisir lapak-lapak di sepanjang bantaran rel kereta api hingga kawasan permukiman yang diduga menjadi lokasi transaksi narkoba.

Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya sabu-sabu, ganja, ribuan butir ekstasi, mesin pencetak ekstasi, alat isap narkoba atau bong, senjata tajam, senjata api, serta uang tunai yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Bismo, sebagaimana dikutip ANTARA, mengatakan petugas sempat menghadapi perlawanan saat menjalankan operasi. Namun, kondisi tersebut tidak menghentikan proses penyisiran di kawasan sasaran.

Polisi juga berencana membongkar lapak-lapak yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi narkoba. Selain penindakan di lokasi, aparat akan melanjutkan pengejaran terhadap pihak yang diduga menjadi bandar dan pengendali peredaran narkotika.

"Kita akan terus lakukan operasi ini di berbagai tempat dan juga pengejaran terhadap bandarnya," kata Bismo sebagaimana dikutip ANTARA.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto menyebut Kampung Bahari menjadi salah satu kawasan yang masuk prioritas pemberantasan narkoba di wilayah hukumnya. Dua kawasan lain yang turut menjadi perhatian adalah Kampung Ambon dan Kampung Boncos di Jakarta Barat.

Dadang menegaskan pemberantasan narkotika tidak cukup hanya melalui penindakan hukum. Upaya tersebut juga perlu disertai penataan lingkungan dan penguatan ketahanan sosial masyarakat.

Penggerebekan Kampung Bahari menjadi bagian dari upaya aparat memutus mata rantai peredaran narkotika sekaligus mengungkap jaringan yang diduga masih beroperasi di kawasan tersebut.

(kabarapalagi.com)

Related Posts

Related Posts

Nasional

Pemerintahan

Kebudayaan

Kolom - Politik

Recent Posts Label

Kolom-Hukum

Recent Posts Label

Kabar Travel