![]() |
| Dankolatmar Kol.Mar. Alamsyah menemui Pendemo (14/11/2025). Foto istimewa |
PASURUAN — Ratusan warga Sumberanyar menggelar demo di Markas Kolatmar (Komando Latihan Tempur) Grati, Kamis sore (14/11/2025), menolak rencana pembangunan Batalyon 15 Marinir. Aksi ini dipicu gejolak 12 November lalu di Pasinan, ketika warga lebih dulu memprotes dugaan pembangunan sekolah tamtama TNI AL.
Pada aksi (12/11) itu, warga Pasinan menemukan banner yang menyebut adanya rencana sekolah tamtama di Dusun Semongkrong. Pihak TNI AL langsung membantah. Letda Mar Sutikno, Paur PAM Puslatpur 3 Marinir Grati, menegaskan “Tidak ada pembangunan apa pun di sana. Perencanaan juga tidak ada,” sebagaimana diberitakan Radar Bromo.
Danpuslatsus Kolatmar, Letkol Marinir Alamsyah Menemui pendemo sepakat untuk menghentikan sementara segala aktifitas di tempat yang akan dilakukan pembangunan itu. Akan tetapi, ia menyebut keputusan akhir terkait pembangunan berada di tangan pemerintah pusat.
Pernyataan itu belum meredam keresahan. Hari ini giliran warga Sumberanyar melakukan long-march membawa dua alat berat dari lokasi lahan yang mereka khawatirkan akan dipakai proyek militer, lalu menyerahkannya ke Kolatmar sebagai simbol penolakan.
Warga menuntut kejelasan status lahan dan meminta setiap rencana pembangunan dibuka ke publik. Hingga sore ini, pihak Kolatmar belum memberi pernyataan lanjutan terkait tuntutan warga. (red)




