Akui Beli Hotel di Mekkah, Danantara Alokasikan Dana Rp 13 Triliun Dirikan Kampung Haji

 

Selain membeli hotel di Mekkah, Danantara akan membangun 13 menara hotel dan pusat perbelanjaan. (Foto: booking.com)

JAKARTA — Danantara Indonesia mengalokasikan dana hingga US$800 juta atau sekitar Rp13,34 triliun untuk membangun 13 menara hotel dan satu pusat perbelanjaan di kawasan Kampung Haji, Makkah, Arab Saudi.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah resmi membeli Novotel Makkah Thakher City yang berlokasi sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Selain itu, Indonesia juga telah mengakuisisi lahan seluas 5 hektare di depan hotel tersebut untuk pembangunan tahap berikutnya.

"Untuk rencana kita membangun 13 tower dan mal itu, kurang lebih ini baru tentatif, angkanya kurang lebih US$700 juta - US$800 juta untuk 13 tower plus satu mal. Rencananya seperti itu," jelasnya di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip dari cnnindonesia, Jumat (19/12/2025).

Saat ini, Novotel Makkah Thakher City memiliki tiga menara dengan total 1.461 kamar yang mampu menampung hingga 4.383 jemaah haji asal Indonesia. Dengan tambahan 13 menara baru, kapasitas akomodasi diperkirakan meningkat menjadi 6.025 kamar untuk sekitar 23 ribu jemaah.

Rosan juga menyampaikan bahwa Pemerintah Arab Saudi tengah membangun Jembatan Al-Hujun yang akan menghubungkan kawasan tersebut ke Masjidil Haram melalui sebuah terowongan. Ia mengatakan proyek ini ditargetkan selesai pada 2026.

"Jadi, kalau itu (Jembatan Al-Hujun) sudah selesai, itu akan menambah kenyamanan dari para jemaah kita. Karena tunnel-nya itu besar, bisa dilalui oleh buggy maupun jalan kaki," tuturnya.

"Insyaallah ke depan akan lancar dan harapannya dalam kuartal IV 2026, pembangunan (13 tower dan mal) kita sudah bisa mulai di tanah yang baru kita beli pada minggu kemarin," imbuh Rosan.

Ia menambahkan bahwa proyek Kampung Haji merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Kepemilikan properti oleh institusi asing di Arab Saudi kini dimungkinkan berkat perubahan regulasi yang akan berlaku mulai Januari 2026.

Danantara pun telah menginvestasikan dana besar untuk memastikan kepemilikan hotel-hotel tersebut menjadi milik Indonesia. Ke depan, Rosan menyebut akan ada kolaborasi dengan Badan Penyelenggara Haji dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam pengembangan Kampung Haji di Makkah dan Madinah. (nra)

Related Posts

Related Posts

Nasional

Kolom - Politik

Recent Posts Label

Pemerintahan

Kriminal

Kebudayaan

Kabar Travel