![]() |
| Pantauan Foto Udara Banjir Di Sumatera 1/11/2025. Foto CNN |
Sumatera — Situasi bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memasuki fase kritis. Dalam pembaruan data per 2 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal meningkat menjadi 708 orang, sementara 499 warga masih hilang. Jumlah ini naik signifikan dari laporan sehari sebelumnya—menunjukkan tingginya risiko di lapangan akibat akses yang masih terbatas.
BNPB: Banyak Lokasi Masih Sulit Dijangkau
Dalam keterangan resminya, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa sejumlah wilayah masih terisolasi karena jembatan putus, jalan tertutup longsor, dan arus sungai yang belum stabil. Kondisi ini memperlambat proses evakuasi maupun pencarian korban.
“Pembukaan akses menjadi prioritas. Banyak daerah tidak bisa dilewati kendaraan, sehingga operasi gabungan masih berfokus pada pencarian dan evakuasi,” jelas Suharyanto.
Helikopter Dikerahkan Kirim Bantuan ke Daerah Terisolasi
Karena jalur darat belum memungkinkan, pengiriman bantuan dilakukan melalui jalur udara. Tim gabungan BNPB, TNI, Polri, dan Basarnas mengerahkan beberapa helikopter untuk distribusi:
makanan siap konsumsi
tenda dan selimut
paket kebersihan
perlengkapan keluarga
bantuan evakuasi darurat
Sejumlah titik di pedalaman Aceh dan Sumatera Barat masih mengandalkan suplai udara karena badan jalan tertimbun material tebal.
Kemensos: Logistik Aman, Distribusi Terhambat Akses
Kementerian Sosial memastikan stok bantuan aman untuk tiga provinsi terdampak, namun menyampaikan bahwa pendistribusian sepenuhnya bergantung pada kondisi lapangan. Tim Kemensos yang berada di beberapa posko masih menunggu pembukaan akses untuk menjangkau warga di luar pusat pengungsian.
Polri Turun Membantu Evakuasi dan Penanganan Lokasi
Polri menurunkan personel tambahan untuk mendukung proses pencarian korban, pengamanan lokasi rawan, dan penyaluran bantuan. Fokus utama meliputi:
evakuasi korban
penjagaan jalur rawan susulan
pendampingan distribusi logistik
pencarian korban hilang
708 Korban Meninggal: Dampak Tersebar di Tiga Provinsi
Dalam data terbaru yang dirilis 2 Desember: 708 orang meninggal serta 499 orang hilang hingga ribuan warga luka dan mengungsi.
Kerusakan infrastruktur mencakup ratusan rumah, jembatan, sekolah, dan fasilitas umum
BNPB menyebut bahwa angka ini masih bersifat dinamis dan bisa terus bertambah mengikuti proses pencarian di lapangan.
Pemulihan Diprediksi Panjang
Proses pemulihan diperkirakan berlangsung dalam beberapa tahap:
pembukaan akses darurat
penanganan pengungsi
pendataan kerusakan
rehabilitasi jangka menengah dan panjang
BNPB mengingatkan masyarakat agar terus mengacu pada informasi resmi untuk menghindari simpang siur data yang berpotensi menimbulkan kepanikan. (red)




